Rabu, 16 Desember 2015

Tentang Kita .



~Karena kami masih anak-anak kami mencinta seolah hari ini adalah hari terakhir kami~.
Penuh tanda tanya, dunia ini aneh. Antara dunia yang aneh atau diriku yang aneh ataukah mereka yang jauh lebih aneh. Mereka mencinta tetapi mereka mengeluarkan kesedihan oleh karena itu. Disamping itu mereka menggores luka satu sama lain. Apa yang salah dengan suatu hubungan? Namun yang kulihat hanya suatu yang begitu rumit. Mereka tetap bertahan meskipun mereka terluka, mereka masih mau berjalan meskipun mereka merasakan sakit.
Aku iri. Bukan karna mereka selalu terluka dan sakit hati. Melainkan karna mereka punya cinta. Luka tak pernah berhenti mengeluarkan darah namun mereka selalu berjalan. Mereka tertawa dengan kepedihan. Mereka saling merangkul dan menopang meski mereka tak sempurna. Yah, mereka punya cinta. Cinta yang selalu memberi kekuatan, mereka tegar. Cinta yang memberi kesabaran, mereka bertahan. Cinta yang peduli dan penuh kasih, mereka memaafkan. Cinta yang memberi kesanggupan, mereka saling merangkul.
Kumengerti sekarang, cinta bukan tentang perasaan, itu terkesan terlalu sederhana dan sempit, ternyata cinta itu segalanya, tanpa cinta mungkin kau takkan bisa hidup. Satu hal lagi, cinta bukan hanya dimiliki pasangan kekasih antara pria dan wanita, terlalu kaku pola pikir kalian. Cinta ada sehingga kita bisa berinteraksi.

Cinta mengalir dari salib di bukit golgota, bertahun-tahun yang lalu. Cinta adalah segalanya yang diberikan Bapa pada hati kita. Cinta, bukti nyata kedahsyatannya adalah Yesus Kristus.
~Love, it never dies. It never goes away, it fades,so long as you hang on to it. Love you immortal~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar